Jumat, 23 Maret 2012

Ekuitas Pemilik


Uji Diri 1
1.    Dari mana teori kepemilikan berasal?
Berasal dari gagasan “hak pemilik muncul dari upaya untuk menetapkan logika pada persamaan pembukuan berpasangan”. Dalam persamaan akuntansi, pemilik adalah pusat kepentingan. Aktiva dianggap dimiliki oleh pemilik dan kewajiban merupakan kewajiban dari pemilik. Salah seorang penulis awal memperlakukan kewajiban sebagai aktiva negative dan dalam persamaan pembukuan pertama, merupakan kekayaan bersih dari pemilik.

2.    Bagaimana teori ekuitas residual berkaitan dengan teori entitas?
Dalam teori entitas, pemegang saham mempunyai ekuitas di dalam perusahaan seperti pemegang ekuitas lain, tetapi pemegang saham tidak dipandang sebagai pemilik.

3.    Dengan cara bagaimana teori perusahaan lebih luas dari teori entitas?
Dalam teori entitas, perusahaan dipandang sebagai unit ekonomi terpisah yang beroperasi terutama untuk kepentingan pemegang ekuitas, dimana dalam teori, perusahaan perseroan adalah suatu lembaga social yang berusaha untuk memberi manfaat bagi banyak kelompok yang berkepentingan. Dalam bentuk yang paling luas, kelompok-kelompok ini mencakup pemegang saham, kreditor, karyawan, pelanggan, pemerintah sebagai wewenang pajak dan sebagai lembaga pengatur, dan masyarakat umum. Jadi, bentuk luas dari teori perusahaan mungkin dipandang sebagai teori akuntansi sosial.

4.    Bagaimana teori dana berbeda dengan teori perusahaan?
Teori dana menyingkirkan hubungan pribadi yang diasumsikan dalam teori kepemilikan, dan personalisasi perusahaan sebagai suatu unit ekonomi dan unit legal dalam teori entitas. Selain itu, teori dana memberi ganti dengan unit dengan unit operasional, atau berorientasi aktivitas sebagai dasar untuk akuntansi.

5.    Teori mana yang anda pilih? Mengapa?
Teori perusahaan. karena teori ini yang berusaha untuk memberi manfaat bagi banyak kelompok  yang berkepentingan.


Uji Diri 2
1.    Apa yang umumnya dianggap merupakan tujuan utama dari klasifikasi ekuitas?
Tujuan paling mendasar dari klasifikasi ekuitas pemegang saham adalah untuk memberikan informasi kepada pemegang saham investor, kreditor, dan kelompok kepentingan lain mengenai efisiensi dan pengurusan manajemen.

2.    Sebutkan tiga pengungkapan potensial yang dapat dicapai dengan klasifikasi ekuitas!
·         Pengungkapan modal legal
·         Pengungkapan restriksi pada disposisi laba
·         Pengungkapan restriksi pada distribusi likuidasi

3.    Definisikan istilah modal legal!
Modal legal adalah nilai pari agregat dari semua saham bernilai pari yang diterbitkan dan pertimbangan agregat yang diterima untuk semua saham yang diterbitkan tanpa nilai pari.

4.    Bedakan antara pengungkapan distribusi yang diniatkan dan pengungkapan restriksi dalam konteks pembayaran dividen!
Asumsi pertama, dividen tunai tidak boleh dibayarkan jika hasilnya akan mengurangi aktiva bersih di bawah total modal disetor perusahaan itu, sekalipun sebagian atau seluruh modal disetor yang lebih tinggi dari nilai pari dapat didistribusikan secara legal. Ini merupakan restriksi yang dengan sendirinya berlaku, yang dipengaruhi oleh pembedaan akuntansi antara modal disetor, prinsip-prinsip akuntansi mensyaratkan hal ini diungkapkan sebagai dividen likuidasi.


Uji Diri 3
1.    Apa pengecualian yang diizinkan ARB 51 untuk konsolidasi? Dan mengapa?
Laporan yang terpisah atau laporan yang digabungkan akan lebih baik untuk anak perusahan atau kelompok anak perusahaan jika penyajian informasi keuangan mengenai aktivitas tertentu dari anak-anak perusahaan itu akan lebih informatif bagi pemegang saham dan kreditur induk perusahaan daripada pemasukan anak-anak perusahaan itu ke dalam konsolidasi.

2.    Perusahaan A mempunyai 60% kepentingan dalam Perusahaan B. jika A dan B mempunyai $10 juta aktiva tetap, berapa nilai yang akan diperlihatkan dalam perusahaan konsolidasi untuk aktiva tetap?
40% x $10juta = $4juta

3.    Dengan cara bagaimana konsolidasi memberikan hasil yang tidak harus konsisten dengan tujuan klasifikasi ekuitas?
·         Klasifikasi konvensional dari ekuitas perusahaan konsolidasi gagal mengungkapkan kemungkinan distribusi laba kepada pemegang saham mayoritas dan minoritas.
·         Klasifikasi konvensional juga gagal mengungkapkan hak-hak berbagai golongan pemegang ekuitas dalam kemungkinan distribusi modal.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar