Jumat, 23 Maret 2012

Pajak yang Ditangguhkan


Uji Diri 1
1.    Bedakan antara perbedaan permanen dan perbedaan sementara. Berikan contoh masing-masing!
-       Perbedaan permanen: timbul dari kelonggaran atau pembatasan khusus legislatif yang diizinkan atau diisyaratkan untuk alasan ekonomi, politik, atau administrasi yang tidak ada hubungannya dengan perhitungan laba bersih akuntansi.
Con: Bunga obligasi, amortisasi goodwill, dll.
-       Perbedaan sementara: perbedaan yang ditimbulkan dari perbedaan waktu dan perbedaan penilaian.
Con: perbedaan perhitungan antara laba yang dilaporkan dan laba kena pajak.

2.    Bedakan perbedaan waktu dari perbedaan nilai. Berikan contoh masing-masing!
-       Perbedaan waktu: perbedaan waktu pembebanan dan kredit ke laba.
Con: transaksi-transaksi yang memengarhi laba kena pajak dalam satu periode dan laba akuntansi sebelum pajak dalam periode lain.
-       Perbedaan nilai: perbedaan yang timbul dari dasar-dasar pengukuran alternatif dalam keuangan dan akuntansi pajak.
Con: perbedaan dalam jumlah yang dibebankan ke aktiva gabungan dan dasar pajaknya yang berkaitan.

3.    Apakah alokasi intraperiode itu dan bagaimana itu berbeda dengan alokasi pajak antar periode?
Alokasi intraperiode merupakan keinginan untuk melaporkan pembebanan langsung ke laba ditahan, atau keuntungan, atau kerugian luar biasa, dan pos-pos bukan operasi yang serupa netto sesudah pajak.
Sedangkan alokasi antar periode merupakan alokasi dimana akun pajak yang ditangguhkan dibuka untuk memperhitungkan selisih ini.

Uji Diri 2
1.    Sebutkan argument yang mendukung alokasi pajak antar periode!
-       Berdasarkan konsep penandingan: Yaitu mewajibkan pelaporan beban dalam periode yang sama dengan pendapatan yang berhubungan.
-       Berdasarkan konsep perusahaan bersinambung: menegaskan bahwa konsekuensi pajak dari suatu kejadian melekat dalam kejadian itu.
-       Berdasarkan praktek manajerial: pajak penghasilan yang dibayarkan semata sebagai beban dari periode bersangkutan yang merupakan praktik umum untuk mendefinisikan pajak sebagai beban dari menjalankan bisnis.

2.    Sebutkan argument yang menentukan alokasi pajak antar periode!
-       Kurangnya pengertian: pelaporan beban pajak yang tidak sama dengan pajak sebenarnya yang dibayarkan, membingungkan public.
-       Suatu distribusi, bukan beban: pajak sama seperti pembayaran dividen. Karenanya, merupakan suatu distribusi laba. Pandangan ini menyatakan bahwa tidak ada kewajiban hukum di luar dari yang ditunjukkan dalam surat pemberitahuan pajak penghasilan.
-       Kurangnya relevansi: laporan keuangan harus menceriminkan sejelas mungkin arus kas perusahaan agar memungkinkan peramalan arus kas masa mendatang. Karena kewajiban pajak tidak harus secara fungsional berkaitan dengan laba bersih yang dilaporkan, kritik dari prosedur berjalan menyatakan bahwa pajak yang di pungut setiap tahun lebih relevan bagi investor dan kreditur daripada beban pajak yang dialokasikan secara buatan.
-       Ketidakpastian: ketidakpastian dalam perhitungan      taksiran kewajiban pajak masa mendatang dan pengaruh pajak masa mendatang terlalu besar untuk membuat alokasi menjadi berguna.

3.    Apakah argument yang mendukung dan menentang alokasi pajak sebagian dibanding dengan alokasi pajak menyeluruh?
a.    Mendukung: pendukung pandangan ini menunjukkan bahwa pada tingkat agregat, akun pajak yang ditangguhkan hanya bergulir terus (roll over).
b.    Menentang: bahwa ada pengguliran yang berkelanjutan atas kewajiban, sehingga setiap tahun sebagian dibayarkan dari jumlah tambahan diakrualkan.

Uji Diri 3
1.    Apakah tiga karakteristik dari kewajiban? Jelaskan bagaimana FASB menyimpulkan bahwa “utang pajak penghasilan masa mendatang” adalah kewajiban sejati?
-       Penyelesaiannya di masa datang melalui penyerahan kas, barang, atau jasa.
-       Tidak dapat dihindari.
-       Timbul akibat transaksi atau peristiwa di masa lalu.
Utang pajak penghasilan di masa mendatang yang timbul dari alokasi pajak dianggap hanya memiliki sedikit karakteristik kewajiban yang normal. FASB secara efektif mengakui argument yang menentang pengakuan aktiva pajak yang ditangguhkan. Mereka tidak mengizinkan kecuali dalam keadaan tertentu yang ditetapkan.

2.    Apakah tiga karakteristik dari suatu aktiva? Jelaskan bagaimana FASB menyimpulkan bahwa “pajak penghasilan masa mendatang yang dapat diperoleh kembali” bukan aktiva sejati?
-       Memiliki manfaat ekonomi di masa yang akan datang.
-       Dikuasai oleh suatu unit usaha.
-       Hasil dari transaksi masa lalu.
Kewajiban masa mendatang hanya timbul ssebagian dari transaksi masa lalu. Laba yang tidak dilaporkan untuk tujuan pajak atau pengurangan untuk tujuan pajak dari pengeluaran yang dikompensasi ke depan.

3.    Apakah tujuan metode menangani rugi operasi?
Agar pengembalian itu ditunjukkan sebagai suatu pengurangan dari rugi operasi dalam periode berjalan, dengan menyatakan bahwa pengembalian itu adalah suatu fungsi dari kerugian pajak, bukan untuk laba maka kerugian itu dikompensasi kebelakang. Dengan kata lain, pengembalian itu harus ditunjukkan sebagai jumlah pajak negatif: yaitu beban pajak kontra laba.

4.    Jelaskan perbedaan dasar antara metode pendapatan-beban dan aktiva-kewajiban!
Pendekatan aktiva kewajiban membutuhkan suatu definisi tentang apa saja yang merupakan aktiva dan apa saja yang merupakan kewajiban. Sedangkan pendekatan pendapatan-beban adalah pendekatan ini tidak menanyakan apakah aktiva “Piutang Usaha” itu ada, pertanyaannya apakah pos penghasilan yang disebut “Pendapatan” itu ada.

5.    Definisikan konsep “penandingan” dalam konteks alokasi pajak dan jelaskan mengapa FASB tidak menggunakannya lagi!
Penandingan langsung mewajibkan pelaporan beban dalam periode yang sama dengan pendapatan yang berhubungan. Menurut APB 11 bahwa beban pajak penghasilan yang dilaporkan untuk suatu periode harus mencakup pengaruh pajak dari semua transaksi pendapatan dan beban yang tercakup dalam pengukuran laba sebelum pajak.
FASB tidak menggunakan lagi karena penggunaan debet dan kredit yang tidak terdefinisi membuat seluruh metode mencurigakan.

6.    Dalam keadaan apakah jumlah yang dikompensasi ke belakang menghasilkan aktiva pajak dan dalam keadaan apakah itu menghasilkan aktiva pajak yang ditangguhkan?
Menghasilkan aktiva pajak :dalam kasus rugi yang dikompensasi ke muka, keuntungan pajak diperolah dalam tahun berjalan tetapi sebenarnya tidak direalisasikan sampai tahun mendatang. Kerugian pajak berjalan harus dikurangkan dan aktiva pajak diakui.
Menghasilkan aktiva pajak yang ditangguhkan : timbul dari alokasi pajak antar periode dan itu bukan benar-benar piutang. Namun, itu memang menunjukkan keuntungan masa mendatang yang diantisipasi bagi perusahaan dalam bentuk pengurangan kewajiban masa mendatang.

Uji Diri 4
1.    Bedakan alokasi pajak intraperiode dengan alokasi pajak antar periode!
Alokasi intraperiode : keinginan untuk melaporkan pembebanan langsung ke laba ditahan atau keuntungan atau kerugian luar biasa da pos-pos bukan operasi yang serupa netto sesudah pajak menghasilkan.
Alokasi antarperiode : apabila perbedaan antara laba kena pajak dan laba akuntansi disebabkan perbedaan sementara, pencatatan beban pajak (atau efek ekuivalen pada laba) didasarkan pada laba dilaporkan sebelum pajak.

2.    Bagaimana rincian akuntansi pajak diungkapkan kepada pemegang saham? Apakah metode bersih sesudah pajak akan lebih disukai?
Sebagai akun independen adalah memperlakukan hal itu dalam hubungan yang erat dengan pos-pos yang menyebakan keberadaannya. Jadi, pajak dibayar di muka dapat dianggap akun penilaia pada kewajiban yang bersangkutan, dan utang pajak di masa mendatang dapat dianggap akun aktiva kontra, atau aktiva dan kewajiban dapat dikurangi secara langsung.
Metode bersih sesudah pajak akan lebih disukai karena saat mereka memutuskan bahwa pajak yang ditangguhkan harus mengikuti klasifikasi penangguhan lancar/tak lancar dari kejadian yang mendasari.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar